Rafting di Songa Atas

rafting1
Pengalaman pertama rafting untuk Edo. Akhir Juni lalu Edo diajak menjajal arung jeram. Kami memilih Songa Rafting karena mereka sudah profesional dan terkenal dengan safety nya. Selain itu, Sungai Pekalen yang akan kami lalui terkenal dengan jeramnya yang dahsyat serta view nya yang keren.
Kami berangkat dari Surabaya-Probolinggo sekitar pukul 04.00 pagi. Kami menggunakan biro perjalanan supaya tidak capek. Maklum, kalau nyetir sendiri bisa sampai 4 jam. kasian yang nyetir. Hehe…
Kami pergi fullteam. Aku, bapak, Edo, Mita, opa, oma, mbak Desca, pakde, dan bude.
Namun, opa, oma, dan Mita nggak ikut rafting. Kalau Mita lantaran usianya masih 3.5 tahun dan belum dibolehin. Karena itu, opa dan oma memilih menemani Mita.
Saya, bapak, Edo, dan Desca jadi satu perahu. Ini karena, kalau ada anak kecil, guide nya harus dua orang. Sedangkan pakde dan bude dengan satu guide di perahu lainnya.
Pertama, kami harus diangkut dengan kendaraan bak terbuka menuju ke hulu. Melewati pedesaan dengan jalan yang cukup terjal, membuat Edo dan Desca tampak antusias. Terkadang, Edo dan Desca teriak-teriak seru. Antusias dan ndeso tuh bedanya tipis. Hehe…
Setiba di titik start, kami masuk perahu yang sudah tersedia. Sebelum berangkat, guide kami memberikan petunjuk mengenai apa saja yang dilakukan. Seperti, ketika guide teriak boom. Edo dan Desca tampaknya sudah sangat paham.
Edo dan Desca duduk di bagian depan perahu, saya dan bapak di tengah, sedangkan guide di belakang.
Kami memilih trip Songa Atas karena pemandangannya lebih indah dengan waterfall nya dan jeram-jeram yang keren. Selain itu lebih puas karena perjalanannya lebih panjang,
Hampir di setiap jeram yang kami lalui, Edo dan Descha teriak-teriak kegirangan. Entah takut atau karena seru. Tapi, nggak lama kemudian, mereka kehabisan energi. Mereka terlihat agak mengantuk.
Untung, guide-nya nggak kehabisan akal. Perahu didayung mendekati tebing yang banyak sarang kelelawar. Wuaaah…baunya menyengat dan guyuran air terjun bikin Edo-Descha semangat lagi.
Di tengah perjalanan, kami menepi di tempat istirahat. Kami menikmati snack berupa tape goreng dan pisang goreng serta wedang uwuh. Hmmm…nikmaaat. Di sana, kami bertemu sesama peserta rafting. Mereka sempat heran juga, ngeliat Edo dan Descha malah enjoy the trip.
Setelah 15 menit istirahat, kami melanjutkan perjalanan lagi. Hingga akhirnya kami mencapai garis finish. Tapi, untuk menuju ke basecamp, kami harus naik pick up lagi. Hehe…Kalau ditotal, perjalanan rafting sekitar 3 jam.
Setiba di base camp, kami pun langsung mandi dan makan siang. Menunya mantap. Ada nasi jagung plus tahu-tempe goreng, ikan asin, lalapan, urap-urap, dan sambal terasi. Minumnya, apalagi kalau bukan wedang uwuh. Wuaaah…

rafting kecil
P1050491

Iklan