Bolos Sekolah

Edo cukup sering membolos. sampai-sampai, kalau ibunya menelepon sekolahnya, si ibu kepsek udah hapal dengan suara ibunya. Hehe…kali ini, Edo beralasan badannya hangat dan kepala pusing. Padahal, begitu dicek, badannya baik-baik saja. Ya sudah, saya pun meloloskan permintaannya untuk ”meliburkan” diri.
Pagi hari pukul 07.00, dia sudah membuka buku Thinkers Fun terbitan Grolier. Cukup mengasyikkan pembelajaran menggunakan buku ini. Masih mencoba level 1 untuk English Fun, Edo menghabiskan tiga part di level itu.
Dalam pembelajaran itu, Edo belajar beberapa kosakata bahasa Inggris sambil mencoba mencarinya di kamus bahasa Inggris kalau kurang mengerti maksudnya.
Setelah itu, Edo memilih membaca buku. Dia terlihat senang sekali belajar di rumah. Mungkin ini proses awal bagi Edo untuk belajar di rumah.
Demikian juga dengan Mita, dia mulai memahami angka-angka dengan menggunakan buku Grolier ini.
Saat ini, di usianya yang memasuki 20 bulan, dia sudah bisa menunjukkan angka 1-16. meskipun angka itu diacak, dia tetap bisa mengenalinya. Dia pun sudah bisa menyebutkan angka itu meskipun dengan suara yang masih cedal.
Keesokan harinya, Edo masih tidak masuk sekolah. Tapi kali ini, jadwal sekolahnya memang off. Hari itu, Edo kubebaskan untuk bermain. Demikian juga dengan Mita. Waktu bebas itu digunakan Edo untuk menggambar. SAat ini, Edo memang lagi gemar-gemarnya menggambar. SAat menggambar itu, dia sempat belajar menggambar T shirt dari tutorial sebuah majalah.

Iklan

Jalan-Jalan Pagi

Pagi, Edo sekolah. karena Mita belum ada kegiatan pasti, Ibu ajak Mita jalan-jalan di dekat rumah. Dengan jalan-jalan, Mita diajak mengenal lebih dekat dengan lingkungan sekitar. Hal yang paling dia suka dari jalan-jalan itu adalah nyamperin ayam tetangga. Ada dua ayamnya. mita juga udah bisa menghitung meskipun hanya sampai dua. Hehe…
setelah itu, dia suka banget ngajak duduk ibunya di bangku kecil depan rumah Pak Munir. ”ibu, duduk sini. Mita duduk sini,” katanya sambil menunjukkan tempat duduk untuk dirinya dan ibunya,
di sebelah bangku kecil itu ada tembok bertuliskan nomor rumah Pak Munir. Ketika iseng kutanya, “Mita, angka berapa ini?” Dia menjawab, “Tujuh.” memang itu angka tujuh. Kemudian, aku tanya, ”warna apa ini?” sambil menunjuk cat di angka itu. Dia bilang,”biru.” wah, rupanya dia sudah sedikit-sedikit mengenal warna juga.
usianya belum genap dua tahun. Namun, saat ini Mita udah mulai mengenal angka-angka paling tidak satu sampai 10. Dengan warna-warna primer, seperti merah, kuning, biru, hijau. Ditambah warna ungu, putih, hitam, orange.
Selain itu, Mita suka banget menyanyi. Ada lebih dari 5 lagu yang dia kuasai benar-benar, seperti satu-satu, kupu-kupu yang lucu, cicak di dinding, dua mata saya, are you sleeping, dan lagu andalannya burung kakaktua. Hehe…

Edo Sekolah Minggu

Kalau Minggu, aktivitas Edo sepulang dari gereja, pukul 10.00 pagi ikut sekolah Minggu. Nggak banyak yang ikut sekolah Minggu. Paling sekitar 10-15 anak. usianya sebaya dengan Edo antara 5-10 tahun.
Di sekolah minggu Edo diajarkan lebih dekat mengenal Yesus melalui doa, cerita, maupun nyanyian.
Karena jarak antara rumah dan tempat sekolah Minggu nggak jauh, Edo biasanya diantar ibu naik sepeda. Edo naik sepeda sendiri dan ibu juga naik sepeda sendiri. Sedangkan Mita, biasanya pukul 10.00 pagi waktunya bobok. hehe….ntar kalau pas nggak bobok, adek Mita ikut sekolah Minggu ya nak….

main playdoh

hari ini, Mita berkenalan dengan Playdoh. Sebenarnya, permainan ini untuk anak usia 3 tahun ke atas. Tapi, melihat abang Edo bermain, Mita pun ingin mencobanya.
Playdoh yang dimainkan kali ini membuat lolipop dan es krim. Mita terlihat antusias ketika memasukkan malam playdoh pada cetakan berbentuk lolipop. Dia takjub melihat hasil lolipopnya. Belum lagi ketika cetakan diganti dengan bentuk ice cream, dia langsung bilang, ”Ehhm…enaaak…” hehe.
Meskipun berhubungan dengan masak memasak (membuat lolipop dan membuat ice cream termasuk memasak, kan?), tak masalah untuk Edo. Edo cukup suka juga kok dengan tontonan masak memasak. Lumayan kan, bisa bantuin ibu menyiapkan makanan untuk keluarga. Toh, sekarang bukan hal yang tabu seorang anak laki-laki bermain masak masakan.

Belajar Sambil Rekreasi di Jatim Park 2, Batu

e-bike

ibu dan mita naik e-bike

ada jerapah tuh di belakang mita dan bapak

di kawasan Fantasy Land, banyak wahana seru

ada harimau putih di bawah kaca ini

itu harimau diem ajah?

Pada April lalu, Edo dan Mita diajak ibu dan bapak jalan-jalan ke Jatim Park 2 yang terletak di Kota Batu, Jawa Timur. wooow….tempatnya ternyata luaaaasss….
Ya, luas areanya sekitar 15 Ha. Jawa Timur Park 2 ini dibagi menjadi Museum Satwa, hotel Pohon inn, dan Batu secret zoo, semua kental dengan nuansa satwa dan alam.
Meskipun tempatnya luas, kita nggak perlu khawatir kecapekan. Kan bisa sewa e bike (sepeda listrik).
Kita diajak menjelajah kawasan yang dibikin seperti habitat aslinya. Lihat saja ketika \sampai ke kawasan Savannah, serasa di Afrika. Dengan hewan-hewan khas, seperti zebra, jerapah. wooow….Mita yang biasanya cuma lihat jerapah di VCD langsung terperangah.
Kalau Edo kan udah bisa baca. Jadi, semua informasi mengenai hewan yang tertera di pagar pembatas, dibacanya.
Dia pun sempat bertanya, ”bu, Afrika itu apa?” Dia baru tau kalau Afrika itu nama sebuah wilayah.
edo juga baru kali pertama melihat dan memberi makan kelelawar yang bergelantungan. ”Loh, kok terbalik?kepalanya di bawah?” katanya. Haha…

Ada yang seru, ketika sampai di tempat Mancing Harimau. Kita berada di atas kandang harimau putih. Beralaskan kaca bening, kita bisa melihat dari dekat harimau putih di bawah kita. hiii….merinding deh. Tapi, Mita dan Edo nggak takut tuh. Selain itu, kita juga bisa ngeliat berbagai jenis harimau sedang jalan-jalan di kandangnya yang luas. Eh, ada yang nabrak-nabrak kaca pembatas juga. hehe…

Oia, selain melihat hewan-hewan darat, kita juga bisa menikmati berbagai hewan laut di kawasan Aquarium. ”ikannya bagus-bagus ya bu,” seru Edo.
Dilanjutkan lagi, ke kawasan Fantasy Land. Wah, Edo dan bapak asyik bermain di sana. Bayangin aja, ada sekitar 20 wahana yang menantang dan patut dicoba. Salah satunya ada biang lala raksasa. Dari sana, kita bisa ngeliat pemandangan indah Kota Batu yang terletak di dataran tinggi ini. Oia, kalau mau berenang juga bisa loh. Tapi, saat itu Edo dan Mita nggak bawa baju berenang. Akhirnya, kita melanjutkan ”perjalanan” ke beberapa kawasan lagi.
Keluar dari Batu Secret Zoo, kita melanjutkan ke Museum Satwa. Kita bisa menyaksikan berbagai hewan yang dikemas dalam bentuk diorama.

Puas deh jalan-jalan di Jatim Park 2. Disarankan kalau ke sana, jangan lupa bawa payung. Banyak area terbuka. Kalau siang kan panas meski nggak begitu menyengat. Tapi, sorenya hujan. Huuaaa….Trus, kalau mau nginap ada hotelnya juga. Namanya Pohon Inn. Dari Jatim Park 2 itu, malamnya, kita bisa langsung main ke BNS (Batu Night Spektakuler). Jaraknya nggak jauh dari situ. Sekitar 3 kilo lah.

Jatim Park 2 jadi tempat rekomendasi untuk wisata. Edo dan Mita pengen ke sana lagi nih. hehe…tunggu liburan yaaaa…