Hobi Bangun Pagi

’’Bu, obatnya batuk tuh jahe sama mengkudu,” ujar Edo tiba-tiba padaku yang sudah beberapa hari mengalami batuk.
’’Tahu dari mana, bang?” tanyaku.
’’Ya dari majalah,” ujar Edo.
Hmmm…Edo suka sekali baca buku-buku berbau pengetahuan. Tak heran kalau celetukannya kadang bikin saya sebagai ibunya cuma bengong karena nggak ngeh.
Itu artinya, sebagai orang tua kita dituntut untuk terus up date pengetahuan, ya.

Kadang, saya juga merasa harus berlomba dengan kesenangan Edo melahap majalah-majalah science seperti Kuark. Ditambah, keinginannya untuk melakukan eksperimen-eksperimen. #emaknya sudah lelah.
Ada satu hal lagi yang bikin saya malu sama Edo adalah kebiasaan bangun pagi. Saya orangnya susah bangun pagi. Jam ngantor siang-malam jadi alasan kenapa saya nggak bisa bangun pagi. Untunglah, Edo nggak meniru kebiasaan buruk itu.
Maksimal pukul 05.00 pagi, Edo sudah bangun, jalan-jalan, mandi, sarapan roti-susu, dan kalau sudah siap berangkat, baru deh bangunin emaknya untuk minta anter ke sekolah. ’’Ibu…ibuuuk…ayo banguuun….,” teriak Edo sambil gelitikin kaki emaknya yang masih ngorok. Mmm…maapin ibuk ya nak. Huehue…

 

dsc00126