Masih belum move on dari liburan Lebaran lalu di Ngawi, saya ajak EdoMitaGita main ke Kebun Teh Jamus. Saya kira dekat, tapi ternyata jauuuuhhh, sekitar 45 kilo dari Ngawi. Ya, kalau dihitung, butuh waktu 1,5 jam ke sana.

Aksesnya nggak terlalu sulit, kok. Penunjuk arahnya pun mudah dijumpai. Jalannya juga bagus meski makin menyempit ketika sudah memasuki Ngrambe. Pemandangannya ketika hampir tiba di lokasi, cakep banget. Dengan sawah di kanan kiri serta perbukitan yang mengelilinginya. Cuma, pastikan BBM kendaraan full tank ya karena sepanjang Ngawi hingga Kebun Teh Jamus, kami hanya menjumpai sekitar 2 SPBU. Padahal, jalannya kan naik turun dan berkelok saat hampir tiba.

Tiba di lokasi, kami dikenakan tiket masuk Rp 8 ribu yang sudah include satu paket teh yang terbungkus plastik rapi. Jenisnya ada banyak, ada teh hijau, teh hitam, teh melati. Ada yang diseduh dan ada yang teh tubruk.

Kebun teh tersebut memiliki luas wilayah sebesar 478,2 hektare. Luas tanah yang ditanami teh seluas 460 hektare, sedangkan sisanya, yaitu 60,2 hektare, ditumbuhi oleh tanaman pohon dengan batang kayu besar. Dengan adanya pepohonan rindang, kawasan Kebun Teh Jamus terasa semakin sejuk. Meskipun matahari sedang terik-teriknya, tapi udaranya adem dan anginnya kenceng.

Sejauh mata memandang, yang terlihat hamparan kebun teh. Uniknya, bukit kecil yang ditanami oleh puluhan tanaman teh itu berbentuk piramida. Pohon teh tertata rapi serta jalan-jalan setapak di samping kiri kanannya membuat sekilas piramida itu berbentuk seperti Candi Borobudur. Karena itu, kebun teh berterasering itu dinamakan Borobudur Hill atau Bukit Borobudur. Kami sempat berfoto dengan latar belakang bukit itu, tapi sayangnya nggak sempat naik. Kebayang deh naik ke bukit itu sembari bawa tiga krucil sendirian, trus si dedek minta gendong. Alamaaak. Kapan-kapan aja kalo perginya sama si bapak. haha..

Fotonya itu pake background Borobudur Hill. Sayangnya keliatan bagian bawah-bawahnya aja. Hehe…

Di bawah perbukitan teh itu terdapat hamparan ilalang yang kalo buat spot foto, keren juga. Dari area itu juga tersedia beberapa pos pantau. Lumayan sih buat istirahat sejenak sembari melihat pemandangan eksotis dari ketinggian. Karena adem, boleh juga tuh makan jagung bakar yang banyak dijual di sekitar area parkirnya. Untuk oleh-olehnya, apalagi kalau bukan aneka macam teh yang dikemas. Tinggal pilih aja.

hamparan ilalang di bawah perbukitan kebun teh
View keren dari pos pantau di Kebun Teh Jamus.