Jauh-jauh dari Surabaya ke Ngawi, mau ngapain? Selain sowan ke saudara di sana, pengin aja main-main di kota kecil Jawa Timur yang berbatasan dengan Jawa Tengah itu.

Mereka memang belum pernah ke Ngawi. Eh, Edo pernah sih, tapi ketika masih usia dua tahun. Itu pun hanya transit bermalam ketika kami akan ke Jogjakarta.

Biasanya, Surabaya-Ngawi bisa sekitar 4 jam. Tapi, berhubung bebarengan dengan arus mudik Lebaran lalu, jadi lalu lintas ya gitu deh. Padat dan cenderung berhenti alias macet. Hehe…kaki rasanya sudah mau copot gegara terus terusan nginjek kopling-gas-rem (manual, yeee…). Apalagi ketika di Saradan, saya memutuskan untuk masuk tol Wilangan-Ngawi. Wedeeeew…tapi ya sudahlah ya. Yang penting sampai Ngawi dengan selamat meski harus dilalui dengan extra time 2 jam dari normalnya.

IMG_20180616_114349_HDR

Tiba di Ngawi siang sekitar pukul 13.00. Saya coba cari hotel tapi sudah full booked semua. Akhirnya, kami memutuskan bermalam di rumah saudara.

Seru ya, baru kali itu kami menikmati suasana Lebaran di Ngawi. Apalagi, rumah saudara di kampung yang memiliki tradisi mengarak reog keliling kampung pada Lebaran hari kedua. Kebetulan banget, MitaGita suka banget nonton reog.

Mereka langsung ikut dalam kerumunan warga sekitar untuk mengarak reog menuju ke rumah sesepuh di kampung itu. Rombongan reog dan warga berhenti di depan rumah sesepuh. Keluarga dari sesepuh pun sudah bersiap di sana menantikan rombongan arak-arakan reog itu.

Bertempat di jalan depan rumah sesepuh, pertunjukan reog dimulai. Warga pun tambah banyak yang datang. Seru juga ya, tua-muda, cewek-cowok, anak-anak, tumplek blek menikmati tari jaranan, aksi akrobat dari para bujang ganong, dan reog sebagai pertunjukan utamanya.

IMG_20180616_143334_HDR

Keluarga dari sesepuh juga sudah menyediakan air minum dan camilan untuk warga yang nonton reog itu. Bahkan, tetangga di sebelah-sebelahnya ikut menyuguhkan buah-buahan seperti semangka untuk dinikmati warga. Mereka meletakkannya di meja-meja kecil di pinggir jalan. Luar biasa ya kekerabatannya.

Pertunjukan berlangsung sekitar 30 menit. MitaGita berasa mudik beneran nih di Lebaran. Haha….