Pengen liburan ke Jogja tapi budget cekak. Itu saya alami ketika long weekend Paskah kemarin. Kami punya dua alternatif moda: bawa mobil sendiri atau naik kereta api ekonomi.

Bawa mobil sendiri kalau dihitung-hitung lebih hemat ketimbang naik kereta. Tapi, saya memikirkan anak-anak, terutama Mita yang sering pusing kalau perjalanan sekitar 2-3 jam dengan mobil. Ditambah lagi, saya kasian dengan suami kalau mesti nyetir jarak jauh. Pasti capek. Bukannya fresh setelah liburan, yang ada malah kecapekan. Oya satu lagi pertimbangan kami kalau naik mobil yaitu kena macet sehingga waktu tiba tidak sesuai jadwal.

Berbeda dengan kereta api. Meskipun naik kelas ekonomi, jadwalnya tepat waktu dan hemat energi lantaran nggak perlu nyetir sendiri. Ketika kami tawarkan ke anak-anak, mereka lebih memilih naik kereta api.

Ada beberapa alternatif, seperti Logawa, Sri Tanjung, Pasundan, Ranggajati, dan Sancaka. Tapi, kalau dilihat jadwal, harga, dan ketersediaan seat-nya, kami pilih kereta Pasundan.

Harganya Rp 94.000. Dari Surabaya-Jogjakarta pukul 08.10 –14.10. Jadi, pas dengan jam check in hotel serta bersamaan dengan jadwal misa gereja Kamis Putih (pukul 16.00). Sedangkan dari Jogjakarta–Surabaya pukul 14.30–21.40. Jadwalnya pas dengan check out hotel pukul 12.00. Kami nggak terlalu lama menunggu di stasiun.

Awalnya sempat galau. Di mana-mana yang berlabel ekonomi biasanya identik dengan minimalis dan kualitas bawah, lah. Tapi ternyata, naik kereta ekonomi kemarin jauh dari bayangan awal.

Saya pesan tempat duduk berhadapan untuk empat orang dan dua tempat duduk bersebelahan. Nggak terlalu sempit, kok. Mungkin karena di baris empat orang, terdiri atas saya, mama, Mita, Gita, dan Descha. Sedangkan di dua bangku sebelah saya, dipakai Edo dan bapaknya.

WhatsApp Image 2018-04-05 at 19.22.49

Untuk kenyamanannya, paling karena bangkunya nggak bisa ditarik ke belakang, sehingga duduknya lurus terus. Hehe…bikin punggung lumayan tegang. Cuma karena bareng keluarga, jadi lebih bebas mau duduk sambil selonjor atau selendetan.

IMG_3234

 

Soal kebersihan, nggak perlu ditanyakan lagi. Di tiap baris tempat duduk, pihak kereta menyediakan tas plastik untuk tempat sampah dan sekitar satu jam sekali, ada petugas yang mengambil sampah serta mengganti tas plastik itu. Top dah.

 Oya, saya punya tips buat cegah bosan ketika naik kereta api untuk anak-anak

  1. Sediakan camilan kesukaannya. Jangan lupa bawa bekal nasi dan lauk favorit untuk makan selama di jalan. Jangan sampai perut kosong supaya nggak mabuk dan masuk angin.
  2. Bawa notes kecil dan pensil. Kemarin sih mereka antusias banget mencatat nama-nama stasiun yang dilewati plus daerahnya.
  3. Isi gadget dengan aplikasi game yang fun dan lagu-lagu kesukaan. Yah, biarpun saya termasuk orang yang antigadget, tapi khusus saat bepergian naik kereta api, saya longgarkan mereka untuk main game di HP. Karena anak-anak hobi dengerin lagu, makanya saya sediakan aplikasi lagu seperti spotify di HP.