Surat untuk Stiletto Book

Dear Stiletto Book,

Mendengar kata Stiletto, terlintas di benak saya sosok perempuan seksi penuh percaya diri melangkahkan kakinya sembari menyapa ramah orang-orang di sekitarnya. Itulah yang bikin saya penasaran dengan Stiletto Book.

Buka-buka website-nya, terpampang rentetan judul buku yang dipersembahkan untuk perempuan dengan tema-tema berkelas dan wajib dibaca oleh kaum hawa di mana pun berada. Seakan-akan, Stiletto Book mengetahui apa yang dibutuhkan para perempuan.

Coba nge-klik di kategori Ibu dan Anak, ada buku berjudul Say Yes to Homemade MPASI. Siapa coba yang nggak ingin punya anak sehat dan cerdas? Para mommy yang baru punya baby bisa menjadikan buku ini sebagai pegangan untuk membuat MPASI yang sehat plus lezat. Resepnya pun tepercaya karena sudah dipraktikkan semua oleh Ridha Innatika, sang penulis melalui katering khusus makanan anak yang dikelolanya.
Masih untuk para ibu, Stiletto Book menerbitkan buku Letters to Aubrey. Melalui buku itu, penulis mengajak kita masuk dalam perjalanan yang penuh warna ketika dia membesarkan putrinya yang berkebutuhan khusus–akibat terinveksi virus rubella. Ada penolakan, kecewa, dan juga letih yang lambat laun menjadi rasa ikhlas dan optimis.

Buat perempuan yang sedang membangun bisnis melalui online shop ada juga panduannya melalui buku berjudul Sukses Membangun Toko Online. Stiletto Book menghadirkan buku tersebut melalui salah seorang penulis andalnya, Carolina Ratri.

Ada lagi nih yang menarik, yaitu, buku Amazing 30 – Melewati Usia 30 Dengan Senyuman. Tahu sendiri kan, pertambahan usia bikin perempuan deg deg an. Tapi, semua itu bisa dibantu dengan membaca buku tulisan Beta Kun Natapraja. Makin seru lagi, Stiletto Book juga membidik perempuan yang akan melangsungkan pernikahan dengan meluncurkan buku Wedding Checklist. Tulisan ringan namun bermakna yang di dalamnya akan memberi motivasi dan inspirasi dalam setiap detik persiapan pernikahan Anda.

Nggak puas dengan buku-buku itu, ternyata Stiletto Book juga mengeluarkan serial A Cup of Tea. Banyak cerita pengalaman dari para perempuan tertuang dalam buku itu. Tentu sangat pas dibaca oleh perempuan juga. Ada tentang cinta buta, menggapai mimpi, bahkan sharing para single mom.

Sempat nanya-nanya sendiri, ada buku-buku macam novel atau kumpulan cerpen, nggak, ya? Ow, ternyata ada. Sebut saja Distance dan Remember Paris yang mengambil setting cerita di Paris. Ada juga Finally You yang super-romantis. Uhuk uhuk…

Buku yang Masuk Daftar Must Have Item

Wedew, ternyata buku-buku besutan Stiletto Book bikin ngiler, ya. Jadi bingung mana dulu yang mau dibaca. Kalau saya, ada beberapa koleksi Stiletto Book yang masuk dalam daftar must have item. Apa aja? Pertama, buku Sukses Bekerja Dari Rumah. Buku yang ditulis oleh Brilyantini tersebut seakan-akan menjawab cita-citaku.

Ngincer Ini Nih

Ngincer Ini Nih

Menjadi full mom namun masih bisa menghasilkan duit adalah impianku. Selama ini saya bekerja di sebuah media. Waktu untuk anak rasanya kurang banget. Apalagi, saya bercita-cita ingin memberikan pendidikan pada anak secara homeschooling (siapa tahu pengalaman ber-homeschooling bisa saya tulis juga dalam sebuah buku. Hehe..).

Karena itu, saya berencana untuk berkarir dari rumah saja sembari menjadi guru bagi anak-anak. Buku Sukses Bekerja Dari Rumah ini yang bisa jadi pegangan untuk saya. Apa lagi, Brilyantini juga dulu seorang pekerja media yang memilih untuk jadi ibu rumah tangga dan tetap berkarya dari rumah. Jadi, mirip saya sih.

Buku kedua, yang langsung bikin mata saya langsung tuing tuing, yaitu A Cup for Tea for Writer. Sesuai dengan passion di bidang jurnalis, saya pun ingin secara mandiri menelurkan buku karya sendiri. Karena itu, jadi penasaran intipin perjalanan para penulis perempuan hingga mampu membuahkan karya-karya terbaik di tengah aktivitasnya. Ditambah lagi, ada banyak tips menulis dari para penulis berpengalaman, seperti Reda Gaudiamo. Tentu bikin saya lebih meningkatkan kemampuan di bidang menulis.

Pengeeeenn

Pengeeeenn

Berikutnya, ngidam banget sama novel The Marriage Roller Coaster. Saat membaca resensinya di website Stiletto Book, langsung klik sama ceritanya. Setelah membentuk keluarga selama delapan tahun, memang banyak tantangan yang dihadapi. Ada masa-masa bahagia, sedih, bergantian. Yah, mirip sekali dengan rollercoaster. Kalau diungkapkan dalam sebuah novel, seperti apa ya ceritanya?

Pasti Keren nih

Pasti Keren nih

Makin mendalam lagi, di website Stiletto Book saya bisa kenal lebih jauh sama penulis-penulisnya. Mata saya makin terbuka bahwa di luar sana banyak perempuan berkualitas yang multitalent. Dari berbagai jurusan kuliah, mereka tak segan menekuni dunia tulis menulis.

Sepertinya, perjalanan Stiletto Book sesuai dengan filosofinya. Menggunakan stiletto, perempuan akan terlihat lebih anggun dan seksi, apapun yang sedang dialami.

Stiletto Book memang paham apa yang dibutuhkan oleh perempuan dari usia belasan tahun hingga 40 an tahun. Bahkan, mewadahi penulis-penulis perempuan berkualitas dari yang masih pemula hingga menjadi top.

Sebagai perempuan yang langsung jatuh hati pada Stiletto Book, berharap agar Stiletto Book menelurkan buku-buku yang berhubungan dengan pendidikan buah hati. Bisa juga mengenai pengalaman belajar mengajar para penulis perempuan, baik pendidikan formal maupun informal. Biar kaum perempuan makin smart, seksi, dan percaya diri.

Terima kasih Stiletto Book.
Salam sayang,
Xaveria


Surat untuk Stiletto

Nama: Xaveria RU
Istagram: @xavbro_kids
Alamat email: xaveria81@gmail.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s