Edo: Pokoknya Harus Naik Garuda Indonesia

’’Kalau nggak dapet penerbangan Garuda Indonesia, nggak usah berangkat, deh,” kata suamiku.
Aiiih…kenapa mesti Garuda sih? Bukannya banyak maskapai lain, ya?
’’Eh, membawa dua bocil sendirian naik pesawat pasti ribet, sayang…” ujar bapak para bocil lagi. Trus? Hubungannya?
’’Kalau naik Garuda Indonesia dijamin nggak ada delay deh. Coba bayangin, selama delay, anak-anak rewel, yang mesti ganti diapers, minta susu, maem, kasian mereka dan ibu juga,” beber suami panjang kali lebar.
Ok. Daripada berdebat nggak kelar-kelar, saya pun memutuskan untuk berburu tiket penerbangan Garuda Indonesia untuk saya, Edo dan Mita yang saat itu berusia 3 dan 1 tahun).
Tiket sudah di tangan dan semua perlengkapan juga sudah siap. Maklum, pergi bareng dua balita tanpa ditemani suami, adalah pengalaman pertama saya. Khawatir, jelas lah. Gimana nanti kalau anak-anak nggak bisa diajak kompromi? Tahu sendiri kan tingkah para balita yang susah ditebak maunya. Tapi, suami berani kasih garansi, bahwa dengan penerbangan Garuda Indonesia, everything gonna be alright.
Hari H yang bikin dag dig dug itu pun tiba. Barang yang kubawa sepraktis mungkin. Tangan kanan bawa koper, lengan kiri menenteng tas, tangan kiri menggandeng Edo yang juga bawa tas ransel. Mita? Dia sudah aman dan nyaman dalam gendongan ala kanguru yang terpasang di bagian dadaku.
Yup. Kami pun siap berangkat.
Memasuki pesawat, kami disambut senyum hangat para pramugari berbalut seragam hijau tosca berpadu dengan jingga dan biru.
’’Salam Garuda Indonesia,’’ ucap mereka.

Salam Garuda Indonesia, sumber: garuda-indonesia.com

Salam Garuda Indonesia, sumber: garuda-indonesia.com

Senyum merekah tulus bukan hanya untuk pajangan semata, sapaannya pun tak sekadar untuk kebutuhan lip service kepada pelanggan. Itulah yang kurasakan ketika memasuki pintu kabin.
Melihat saya single fighter membawa duo balita, seorang pramugari sigap membantu menuntun Edo sambil menunjukkan seat yang tertera di tiket check-in. Biyuuuh… tutur katanya ademin hati.
Alunan lagu-lagu lembut khas Indonesia terdengar menenangkan para penumpang. Sangat sempurna berpadu dengan semerbak wewangian ruang kabin yang segar.

Siap-siap terbang bersama Garuda Indonesia

Siap-siap terbang bersama Garuda Indonesia

Nyaman yaaa.....

Nyaman yaaa…..

Beberapa menit kemudian, si burung besi itu lepas landas ke cakrawala. Kami pun dimanjakan dengan berbagai fasilitas yang hmm…asyik banget. Tempat duduk yang nyaman dan Edo mulai seru dengan LCD TV layar sentuh di depannya. Dia mulai mengenakan headset-nya dan ketawa ketiwi menonton serial Elmo dari fasilitas audio and video on demand yang disediakan oleh Garuda Indonesia.
Passanger lain pun tampak seru menikmati hiburan yang ditawarkan oleh Maskapai Terbaik di Indonesia ini. Total, ada 110 film dan 100 program TV pilihan dengan berbagai kategori, mulai laga, drama, hingga komedi.
Penumpang juga bisa memilih 25 saluran musik, sembilan stasiun radio, dan 300 album musik dengan berbagai genre, mulai pop, jazz, klasik, hingga musik Indonesia. Termasuk di dalam pilihan ini adalah The Sounds of Indonesia, kompilasi lagu tradisional Indonesia gubahan Addie MS, dengan Garuda Indonesia sebagai produser.
Tak cukup itu. Ada 25 permainan interaktif yang seru dan menghibur.
Eits, balik lagi ke Edo dan Mita ya. Kali ini mereka disibukkan dengan kids toys yang didapet gretong dari tante-tante pramugari. Mumpung mereka mainan, sekarang giliran emaknya menikmati sajian makanan ringan dan minuman hangat khas Indonesia. Eh, tapi anak-anak ternyata dapat menu khusus. Puding dan cake yang yummy…Langsung aja deh dilahap sama Edo dan Mita.
Ah, kok sudah landing? Edo ngerasa masih kurang aja cuma 1 jam 45 menit menikmati special experience terbang bersama Garuda Indonesia. Dalam hati saya mbatin, pantes aja ya suami bersikeras mengharuskan kami naik Garuda Indonesia. Ternyata untuk kenyamanan kami juga.
Edo juga dengan bangganya berceloteh riang ke teman-teman dan sepupu-sepupunya betapa menyenangkannya naik Garuda Indonesia. Bahkan, ketika diajak naik pesawat lagi, dia nggak mau kalau bukan Garuda Indonesia. (tepok jidat). Aih, kan mahaaaaal…Ternyata, nggak juga. Sekarang, kita bisa hunting Tiket Pesawat Murah yang ditawarkan Garuda Indonesia.
Anda bisa klik langsung di website Garuda-Indonesia.com atau mengunjungi travel fair yang sering diadakan oleh Garuda Indonesia di beberapa kota.
Memenuhi kebutuhan masyarakat, Garuda Indonesia sekarang punya rute yang menghubungkan sekaligus empat kota di Kalimantan yaitu Balikpapan- Palangkaraya- Pontianak dan Putusibau. Padahal, sebelumnya, pada pertengahan tahun ini, Garuda Indonesia juga telah membuka tiga rute baru dari Balikpapan menuju Berau, Banjarmasin, dan Manado. Asoy banget kan. Pas lagi mupeng liburan ke Derawan, eh, ada penerbangan Balikpapan ke Berau dari Garuda Indonesia. Informasi itu saya lihat di Garuda Balikpapan.
Dinobatkan sebagai pemenang penghargaan Passenger Choice Awards 2014 untuk kategori Best in Region: Asia and Australasia selama dua tahun berturut-turut dari Airline Passenger Experience Association (APEX) tentu sangat membanggakan. Dari website garuda-indonesia.com, Direktur Layanan Garuda Indonesia Faik Fahmi mengatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi salah satu milestone penting bagi perusahaan karena merupakan bentuk pengakuan dunia terhadap transformasi yang terus dilaksanakan perusahaan, baik dari aspek operasional, produk dan layanan, manajemen dan human capital, bisnis, maupun teknologi.

Tulisan ini untuk diikutkan di lomba penulisan blog Garuda Indonesia

Iklan

One thought on “Edo: Pokoknya Harus Naik Garuda Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s