Bukannya pelit, tapi ekonomis. Hehe… itulah yang aku terapkan ketika mengajak anak-anak bermain atau membelikan sesuatu. Seperti pada beberapa waktu lalu, kami mengajak anak-anak ke taman bermain Jalakaca dan Taman Pintar Juanda yang letaknya berhadapan. Oia, kedua taman itu berlokasi di dekat Bandara Internasional Juanda, Surabaya.
Di taman itu, anak-anak bisa main ayunan, jungkat jungkit, sliding, panjat-panjatan. Selain itu, tersedia pesawat tempur yang bisa dinaiki oleh anak-anak. Wah, mereka terlihat antusias.
Nggak hanya itu, permainan ketangkasan tali temali tersedia di sana.
Tak disangka, Mita pun berani mencoba berbagai permainan ketangkasan yang notabene ditujukan bagi anak usia SD. Hehe… Nggak cuma bermain, anak-anak pun bisa berinteraksi dengan orang lain. Bahkan, Mita yang kurang berani jika berhadapan dengan orang lain, ternyata mau mengajak bermain anak lain. Good job, nak.

Siapa mau terbang bareng Mita?
Siapa mau terbang bareng Mita?

Selain bermain, anak-anak belajar beberapa pohon yang tumbuh di taman itu. Salah satunya, sawo kecik. Ternyata, sawo kecik memiliki banyak manfaat dalam hal pengobatan. Hal itu terlihat dari tulisan yang tertera di bawah pohon sawo kecik.

Aku Captain Edward
Aku Captain Edward

Oia, satu lagi, di Taman Pintar Juanda juga tersedia perpustakaan dengan koleksi buku yang lengkap. Mulai pengetahuan sampai fiksi anak. Cuma, buku-bukunya harus dibaca di tekape, nggak boleh dipinjam. Tempatnya bersih, adem, dan pelayanannya ramah.

Di Taman Jalakaca, tiket masuknya 2.000 per anak. Kalau yang di Taman Pintar Juanda gratis kok. Paling cuma bayar sukarela untuk parkir. Hehe…murah meriah kaaannn…

Iklan