Main-Main ke Pantai Pacitan

sore hari di teleng

sore hari di teleng

Klayar dari Bukit

Klayar dari Bukit

Mei lalu kami sekeluarga mengadakan perjalanan ke Pacitan, Jawa Timur. Dari Surabaya, perjalanan memakan waktu sekitar 8 jam. Lumayan lama yah. Ada beberapa tempat wisata yang kami kunjungi. Ternyata keindahan alam Indonesia sangat menawan. Kami mengunjungi Pantai Teleng. Lokasinya kurang lebih 3 km dari pusat Kota Pacitan. Dipadu dengan perbukitan, menambah keindahan pantai. ombaknya yang tenang, membuat Edo dan Mita terlihat asyik bermain di pasirnya yang lembut kecokelatan. Pantai ini juga digunakan untuk pendaratan ikan sehingga pengunjung bisa membeli ikan untuk dinikmati pengunjung.

Kemudian, ada pula Pantai Klayar. Lokasinya agak jauh sih dari pusat Kota Pacitan, sekitar 35 km ke arah Barat Kota Pacitan. Untuk mencapainya agak sulit. Berkelok-kelok, jalan sempit, dan menanjak. Tapi, begitu tiba, kelelahan itu terbayar. Pemandangan Pantai Klayar begitu aduhai. Pantai berpasir putih ini memiliki suatu keistimewaan yaitu adanya seruling laut yang sesekali bersiul di antara celah batu karang dan semburan ombak.

Ombaknya cukup besar. Jadi, untuk anak-anak, harus hati-hati.

Nggak cuma pantainya yang aduhai, Pacitan punya seabrek goa alam yang keren. Nggak heran kalau Pacitan disebut sebagai Kota 1001 Goa. Kami sempat mengunjungi Goa Gong. Letaknya sekitar 30 Km dari Barat Kota Pacitan. Sebelum memasuki gua, pengunjung akan disambut oleh pemandu wisata yang juga menawarkan jasa sewa senter.

Jalur untuk jalan setapak dibikin dua lajur untuk masuk dan keluar. Dengan menapaki anak tangga yang dilengkapi pegangan besi, membuat pengunjung makin nyaman saat menikmati suasana gua. Cukup panjang juga gua Gong ini sampai-sampai dibagi menjadi tiga ruangan.

Tampak stalagmit dan stalaktit yang berpadu dengan lampu warna warni dengan cahaya temaram. Wuaaah…indah banget. Flowstone-flowstone berbentuk gorden terlihat di beberapa tempat, menghiasi gua dengan dengan bentuknya yang mempesona.

Setelah dari Gua Gong, kami menuju ke Gua Tabuhan.Gua ini unik. stalagmit dan stalaktitnya kalau dipukul dengan batu, akan menghasilkan bunyi-bunyian seperti gendang.Pengunjung biasanya disuguhi oleh pertunjukan musik pukul itu.

Oia, di kawasan Gua Gong dan Gua Tabuhan, terdapat pasar batu akik. Harganya terjangkau. Tapi, harus hati-hati memilih ya.Pastikan batu asli.

Oia, kami juga mengunjungi kolam air panas. Airnya jernih danbersih. Edo dan Mita nggak ketinggalan untuk berendam di kolam yang airnya berasal dari belerang itu.

Cuma dua hari satu malam kami menyusuri Kota Pacitan. Duh, rasanya masih kurang.

Keindahan alam Indonesia memang nggak ada duanya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s